Mungkin Dibegal Karna Spesial? (Aku Rindu Kampungku)

"Mau kemana mbak?"
"Mau jalan sama temen, buk."
"Pulangnya jangan terlalu malem yaaa ..."
"Kenapa buk? Begal?"
"Rampok."
"Kirain begal. Soalnya kemaren  tiga hari berturut-turut anak ITB kena begal."
"Tiga hari sebelum begal itu, ada yang di rampok malem-malem. Jadi orangnya lagi jalan terus ditabrak dulu dari belakang lalu tasnya diambil. Di sana tuh kejadiannya."


Akhir-akhir ini anak Ganesha memang sedang dirisaukan dengan tindakan kriminal yang sering terjadi dan menimpa masyarakat Ganesha.

Ketegangan memuncak seiring dengan tersebarnya pesan berantai yang berasal dari dekan FTMD. Dalam pesan tersebut sang Dekan menghimbau agar warga Ganesha lebih berhati-hati, dan kejadian yang menimpa putranya (mahasiswa kampus gajah) tidak diulangi oleh mahasiswa lainnya

Pesan dari Dekan FTMD yang tersebar
di group line.

Kisah bermula ketika si korban dan satu orang temannya keluar dari kampus pukul 00.30-an. tak lama setelah doi meninggalkan gerbang depan kampus dengan motornya, dua pengendara lain sebut saja pembegal serta Merta mengikuti mereka. Merasa jika yang mengikuti bukan orang baik-baik, korban menambah kecepatan motornya dan bermaksud menjauh.

Ternyata, begal terus mengejar dan memepet bahkan menodongkan samurainya. Korban bermaksud untuk belok ke SPBU. Namun karena terus dipepet, korban tidak bisa berbelok ke SPBU. Endingnya nih, korban sampai di mcD dengan susah payah dengan tubuh berlumur darah karena tersabet samurai sipembegal.

Berkat pertolongan dari karyawan mcD, korban berhasil di bawa ke rumah sakit terdekat dan selamat. Pegawai rumah sakit tempat korban dirujuk mengungkapkan jika di malam sebelumnya juga ada mahasiswa kampus gajah korban begal yang dilarikan ke sana.

Kejadian pembegalan tersebut terjadi di jalan Dago yang notabennya adalah jalan raya dengan ruko dan kafe berjejer-jener. Banyak anak Ganesha yang bertanya-tanya bagaimana mungkin tidak ada yang melihat kendaraan korban dipepet dan ditodong samurai dan kejar-kejaran di jalan raya tengah kota Bandung.

Dan keesokan hari setelah peristiwa tersebut, beredar kembali pesan rantai bahwa telah terjadi pembegalan lagi dengan korban wanita. Motornya diambil dan dikabarkan bahwa si wanita yang juga mahasiswa Ganesha tidak terluka.

Usut punya usut menurut berita yang beredar, ternyata sedang ada pelantikan gengster-gengster di Bandung. Dan sebagai syarat masuk mereka mesti mendapat sepuluh motor. Jadi mereka tidak akan melukai jika saat mereka mendatangi korban, korban langsung pasrah dan tak melawan saat motornya mereka ambil.

Menanggapi rentannya anak Ganesha yang terkena begal saat pulang malam, salah satu gedung di kampus Ganesha memasang poster berisi himbauan kepada mahasiswa untuk lebih baik menginap di kampus jika belum pulang sampai pukul sepuluh malam. Jam malam di kampus gajah sendiri hanya sampai pukul sebelas. Satpam biasanya akan berpatroli dan mengusir mahasiswa keluar dari kampus jika masih berkegiatan di atas jam malam.

Yang masih jadi pertanyaan anak Ganesha nih, dari banyaknya kampus di Bandung, kenapa cuma anak Ganesha yang paling rendang menjadi korban tindak kriminal?

Tahukan jika mahasiswa ITB itu sangat jarang memakai jas almamaternya? Bahkan kebanyakan mahasiswa hanya memakai jas waktu ospek saja. Setelah itu, selama empat tahun kuliah mereka tak menyentuh jamalnya lagi.

Dulu waktu ospek, mahasiswa ITB sangat dihimbau untuk tidak memakai jas almamater di luar kampus. Jas almamater hanya boleh di pakai di dalam kampus atau di kos dan rumah masing-masing. Hal itu ternyata dilakukan untuk meminimalisir tindak kriminal pada mahasiswa ITB. Di katakan bahwa banyak anak ITB yang jadi korban kriminalitas. Banyak penjahat yang mengincar anak ITB. Mungkin karena dinilai anak  ITB anak anak-anak orang kaya yang berkantong tebal.

Ada perbedaan yang kurasakan selama disini. Di sini, saat pulang malam yang kutakutkan adalah jika tiba-tiba ada orang yang mengikuti dari belakang, ada yang menyekap dan sejenisnya. Dulu di kampungku, jika pulang malam yang kutakutkan adalah dedemit yang mengikuti dari belakang, yang tiba-tiba muncul dari depan, atau yang bergelantungan di pepohonan.

Disini walau ditengah kota, di tengah cahaya lampu malam yang lumayan terang, ditengah jalan raya dengan kendaraan berlalu lalang, tindakan kriminal masih saja datang. Di kampungku, walau jam delapan malam suasana sudah seperti di kuburan, tak ada tindakan kriminal, berkendara sendirian tak ada yang membegal.

Dulu di kampus, mendengar tindak kriminal terjadi di sekitar tempat tinggal kagetnya bukan kepalang, "kok bisa?". Di sini, mendengar tindak kriminal sudah biasa. 

Nahayuka
23 Oktober 2016
21:24

Maaf, Aku Hanya Sedang Sedih

Maaf, Aku Hanya Sedang Sedih

"Kamu lagi sedih, Nay?" Tanya Siw akhirnya.

Nay yang biasanya ceria terlihat murung malam itu, bibirnya melengkung kebawah.

"Iya." Jawabnya singkat.

Siw tak berani bertanya lagi. Sedang Nay terlihat enggan menjelaskan. Akhirnya mereka berdua terdiam.

"Aku sedih ... Aku sedih untuk hal yang kutahu tak selayaknya untuk disedihkan. Aneh kan?" Ujar Nay memecah keheningan.

Siw masih terdiam, bingung mau menjawab apa.

"Manusia memang aneh ya? Atau ... Cuma Nay yang aneh?"

"Manusia ... Bukan Nay yang aneh." Jawab Siw. "Aku juga kadang begitu."

Siw menunggu Nay menanggapi, namun Nay hanya diam membuat hening kembali datang. Akhirnya Siw kembali berujar, "Terkadang aku melakukan suatu tindakan walau aku tahu itu salah. Sangat aneh kan?"

"Tak seaneh yang kulakukan kok."

Sekarang, Siw menatap Nay lekat-lekat. Sedang Nay menatap Kerlip lampu nan jauh di sana, menyembunyikan matanya yang sedikit berkaca-kaca.

"Kamu melakukan tindakan itu karena nyaman, karena merasa kamu akan senang. Sedang aku? Apa yang ku dapatkan dengan bersedih?" Lanjut Nay.

"Kenyamanan? Kepuasan? Kelegaan? Kebebasan? ... Tidak mungkin tak ada, segala sesuatu ada manfaatnya Nay! Yang terpenting, sedih tak mengganggu dan melukai orang lain."

"Kenyamanan, kepuasan, Kelegaan, Kebebasan, dengan bersedih? Yah ... Mungkin aku memang selemah itu, hingga butuh sedih agar tenang."

"Bukan begitu maksudku ..."

"Aku tahu maksudmu baik, terima kasih." Potong Nay.

Hening kembali datang. Sekarang, mereka berpandangan.

"Maaf." Ujar Siw.

"Tidak ... Aku yang salah. Maaf ... Maaf. Aku hanya sedang sedih."

"Maaf, harusnya aku tak mengganggu dulu."

"Kau tidak mengganggu."

Mereka kembali terdiam. Wajah Nay semakin muram, bibirnya makin melengkung ke bawah. Siw semakin merasa jika kehadirannyalah yang menyebabkan mata Nay semakin berkaca.

"Oh ... Aku ada janji dengan seseorang. Aku pergi dulu Nay. Maaf ..." Ujar Siw setelah memandang jam tangannya.

Siw pergi membawa kembali berita bahagianya , dan ia lagi-lagi melakukan hal yang ia tahu itu salah.

Nay sendiri. Pandangannya berubah kosong, dan air mata memperparah kesedihannya.

Semakin sedih ... Nay semakin berfikir yang tidak-tidak. Kesedihannya mengusir Siw, sahabatnya sendiri. Membuat Siw tak enak hati hingga berbuat sesuatu yang tak baik untuk dirinya sendiri.

Benarkah sedih ada manfaatnya? Benarkah sedih tak mengganggu orang?

Bandung, 8 Oktober 2016
23:32 sedang di acara ITB SC, menginap di GSG Salman.


Out Of Topic! Ada Apa Dengan Hari ini, Nay?

Out Of Topic! Ada Apa Dengan Hari ini, Nay?

Hari ini, jam sembilan tadi, acara gratisan yang (lumayan) keren di mulai di Aula Timur ITB. Adalah Kompas (Media Cetak, Koran) yang berkerjasama dengan POS Indonesia dan lainnya yang mengadakan acara dengan bintang tamu keren menurutku. Dan yang paling keren dari semua hal keren di acara tersebut adalah ... Tiketnya yang gratisaaan alias acara tersebut freee ...

Salah satu hal yang ditekankah para pembicara adalah pentingnya budaya membaca. Pentingnya mengerti Literasi. Pentingnya menumbuhkan minat baca masyarakat Indonesia yang menurut survey menempati posisi terakhir Negara dengan minat baca terendah!

***

Out Of Topic!

Seingatku, aku suka membaca sendari SD.  Sejak ku dapat buku LKS Bahasa Indonesia yang ada penggalan dongengnya. Sejak ku baca LKS Bahasa Jawa yang ada cerita menariknya, dan sejak ku baca semua tulisan di sampul belakang LKS di tas yang ada kata-kata mutiaranya. Dulu saat Zamanku, SD yang kupijaki tak memiliki perpustakaan hingga jadilah aku yang tak punya akses membaca buku cerita yang benar-benar murni buku cerita. Perpustakaan umum letaknya di pusat kota sana, sangat tak terjangkau oleh anak SD.

Ditempatku dilahirkan, meminta uang untuk membeli buku non pelajaran adalah sesuatu kemubaziran! Perlu kutekankan, Kampung halamanku jalanannya sudah beraspal, bukan kampung terpinggirkan di pedalaman. Dari pada membeli buku hanya untuk sekali di baca, lebih baik membeli sepatu untuk ke sekolah bertahun-tahun.

Memahami kenyataan tersebut, aku sempat berfikir jika rendahnya minat baca masyarakat Indonesia dikarenakan tak ada buku yang bisa dijangkau. Namun ... Ketika SMP hingga sekarang ... hal tersebut nampaknya hanya sebab kecil rendahnya minat baca.

Di SMP, kutemui perpustakaan dengan ratusan buku berwarna-warni. Yah ... aku bisa menjangkau banyak buku cerita. Perpustakaan itu terbuka, Namun, hanya sebagian kecil siswa yang berkunjung dan membaca. Nampaknya, bermain bola dan mengobrol tak jelas lebih seru untuk mereka.

Hal yang sama kutemui di SMA. Mencari teman untuk kekantin sangat lebih mudah di banding mencari teman untuk ke perpustakaan. Tak terjangkaunya buku bukan lagi alasan rendahnya minat baca.

Sampai sekarang, aku bahkan tak tahu dari mana kudapat minat bacaku. karena apa minat baca itu muncul dan menjadi bagian dari diriku. Besar di keluarga yang sama sekali tak memiliki simpanan buku, bahkan buku pelajaran di gadaikan dengan sebungkus krupuk karna memenuhi ruangan dan (dianggap) tak ada gunanya, dari mana minat baca itu bermula? Hidup dilingkungan di mana membaca bukan hal penting bin "tak ada gunanya", dari siapa aku meniru hobi membaca?

Dan mungkin, karna rendahnya minat baca di negeri ini, "kutu buku" menjadi hal yang spesial. Menjadi predikat yang jarang dimiliki orang, hingga tragisnya menjadi sesuat yang "aneh!". Aku juga kadang penasaran, kenapa kata "kutu" yang harus digunakan. Kutu ... semacam kutu rambut ... kutu kaki ... dan kutu-kutu lainnya yang menyangkut hal menjijikkan.

Salah satu negara dengan minat baca tinggi adalah Finlandia. Seingatku, aku pernah baca jika siswa Finlandia diwajibkan membaca satu atau dua buku perminggu. Mungkin karena itu minat baca masyarakat sana jadi baik bahkan masuk tiga terbaik di dunia. Seharusnya ... Indonesia meniru agar minat baca terburuknya setidaknya menjadi normal.

Aku perhatikan selama ini, anak-anak yang suka membaca setidaknya kepintarannya diatas rata-rata di kelasnya (bukan bermakut mengatakan aku pintar ya ...) mungkin itu juga yang menyebabkan Finlandia dan negara-negara lainnya yang tingkat bacanya tinggi bisa menjadi negara maju. Karena suka membaca, anak-anak sana menjadi pintar mengurus negara hingga negaranya bisa maju.

****

"LEGO ERGO SCIO" itulah tema yang diangkat pada acara pagi tadi. Artinya, Saya baca maka saya tahu. Jangan tanya dari mana bahasa Lego Ergo Scio berasal, aku juga tidak tahu.

Pembicara mengatakan, Membacalah! dengan membaca, kita bisa "menulis".

****
Out Of Topic!

Buku pelajaran, buku cerita, buku motivasi, buku tutorial,  semua diisi dengan tulisan. (Yah namanya juga buku). Selama ini, kita mendapat banyak pengetahuan melalui (membaca) tulisan. Mari kita bayangkan jika didunia ini tidak ada tulisan. Karna tak ada tulisan, tak ada buku di dunia ini, Tak ada prastasti, dan tak ada gulungan-gulungan kertas sejarah. Maka, bagaimana transfer dan penyebaran ilmu, dan informasi di lakukan? bayangkan? susah bukan? bahkan laporan pekerjaan murid, mahasiswa, dan pegawai kantor sering kali berbentuk tulisan.

Nah ... Tulisan sangat penting! Tulisan yang baik menandakan keprofesionalan dan tingkat kerajinan  yang baik bagi seseorang. Menulislah, dan sebarkan berjuta kebaikan melalui tulisan!

****
Di acara "LEGO ERGO SCIO" kusenyumi dan kusapa gadis belia yang tersenyum dan menyapaku. Lalu kita berbicara lancar bin akrab layaknya telah lama kenal. Dia manis, cantik, dan sendiri! Seperti aku jika beberapa temanku tak berhasil kubujuk untuk ikut, aku pun juga sendiri!

Lantas, beberapa jam seusai acara, kita berjumpa lagi. Dia tersenyum lalu bertanya, "Eh ... Nama kamu siapa ya? maaf aku lupa."

Dan akupun tersenyum lalu mengulurkan tangan, "Kenalan yuk. Namaku Nahayuka. Panggilannya Nay." aku terdiam, menunggunya menyebutkan nama.

"Ra** (Aku cuma ingat huruf depannya)"
"Ooooh ... Eh, aku juga lupa nama kamu."
"Eh kita pernah ketemu dimana sih?"
"kamu ikut acara *** bukan?"
"Enggak?"
"Terus kita pernah ketemu di mana dong?"
" .... aku lupa."

****

Out Of Topic

Andai saja ketika si gadis manis itu tersenyum dan menyapa aku diam saja karna merasa tak mengenal, maka tak akan kutahu jika nama gadis itu berawalan huruf R. Taka akan aku tahu jika gadis itu anak FSRD dan aku akan kehilangan satu orang teman!

Dan jika aku diam saja ketika gadis R itu tersenyum dan menyapa, dia pasti akan malu dan akan memalingkan muka jika bertem lagi denganku. Lantas, aku akan berdosa karna menyepelekan kebaikan orang. (Tersenyum itu ibadah lhooo, suatu kebaikan).

Aku beritahu, ada beragam reaksi keluar ketika seseorang yang tak dikenal tiba-tiba melempar senyum.

Pertama, orang itu akan balas tersenyum. Kadua, orang itu akan diam seolah tak melihat. Ketiga, orang itu akan menyernyitkan alis dan bermimik muka menyebalkan.

Selanjutnya, akan ada dua pemikiran mengenai tindakan oraang asing yang tiba-tiba melempar senyum tersebut. Pertama, akan dianggap gila. Kedua, akan dianggap orang itu orang ramah yang suka menebar senyum. 

Selalu ada tindakan lanjutan untuk sebuah kejadian. Orang yang "menyebalkan" biasanya akan menceritakan pengalaman disenyumin orang sambil menertawakan dengan teman-temannya dengan mimik "melecehkan". Orang normal biasanya akan mengesampingkan kejadian tersebut. Dianggapnya kejadian itu bukan hal penting untuk di ceritakan. (Penting dari segi apanya coba?)

****

Sebenarnya banyak dari kejadian hari ini yang bisa di ceritakan. Ralat! Banyak kejadian setiap harinya yang bisa diceritakan. Seperti perkataan kakak tingkatku sekitar dua minggu lalu, "kita bisa belajar dari apa saja di sekitar kita." yah! bukan cuma hal besar yang bisa memberi pelajarn!

Bandung, 29 September 2016
Sekian dan Terima kasih
Nahayuka
Duduk sendiri di gedng CAS lantai 6. di sampingku berdiri kokoh pintu kaca dengan view kerlip malam kota Bandung.

Download Novel Gratis Kesukaanmu di sini

Download Novel Gratis Kesukaanmu di sini

Ini adalah tempat download novel PDF gratisyang tepat untuk sobat. Sobat akan di alikan di EBOOK-ans untuk mendownload novel gratis. Novel- novel di ebookans di simpan menggunakan Dropbox agar sobat bisa mudah untuk mendownload.

Saran: Jika sobat menggunakan PC, gunakan CTRL+F untuk memunculkan kotak pencarian lalu ketikkan ebook incaran sobat.

Di ITB Ada Pencuri? Hati-Hati!


Cerita ini semoga bisa berguna untuk kita semua agar lebih berhati-hati, terutama untuk anak ITB dan calon anak ITB.

Kisah nyata ini penulis dapat dari teman kampus.

Jadi, suatu hari dia teledor dan meninggalkan handphonenya di masjid kampus. Beberapa saat kemudiaan, dia kebingungan mencari handphonenya kemana-mana, lapor keamanan masjid dan ... tak ketemu. Pasrah. Dia pasrah, handphonennya hilang sudah.

Dua bulan berlalu ...
Suatu hari, seseorang menghubunginya, "Hallo ... apa ini dengan X?"
"Iya, ini saya X."
"Apa Anda pernah kehilangan handphone?"
"Iya. Pernah."
"Mereknya apa"
"Y"
"Oh, ini handphone anda ketemu."
"Hah! ...". Dia bingung. Bagaimana mungkin? sudah dua bulan kan?
"Anda bisa datang ke ruang sekuriti? pagi -pagai ya."

Paginya, dia keruang sekurit kampus. Bingung, di sana ramai, dengan seorang gadis yang terduduk lesu. lalu, setelah mengantar si gadis ke kantor polisi bersama bapak-bapak sekuriti, handphone si dia ketemu sudah.

Ada yang berbeda dari Handphonenya yang sudah hilang dua bulan. Foto-fotonya hilang! sekarang, foto si gadis lesu memenuhi galeri.

Lalu siapa si gadis lesu itu?

Suatu pagi seingat Nay jam 5, si gadis berjalan sendiri di wilayah kampus. Pak sekuriti yang merasa aneh menghampiri dan bertanya, "Dari mana dek? baru pulang?"

"Habis ada acara di gedung SBM (Sekolah Bisnis Manajemen) pak."

"Acara apa dek?"

Pak sekuriti bingung. Gedung SBM ada di belakang kampus, sedang si gadis lewat depan kampus. 

Si gadis diam, terlihat kebingungan mau jawab apa. dan Nay lupa jawaban si gadis apa. Dengan masih curiga, pak sekuriti melepas si gadis pergi.

Keesokan harinya, di jam yang sama, Pak sekuriti kembali bertemu dengan si gadis lesu.  Karena masih curiga pak sekuriti mengikuti. Lalu, si gadis masuk toilet dan pak sekuriti menunggu di depan.
Lama ... pak sekuriti menunggu lama ... sedang si gadis tak keluar juga.

Pak sekuriti jadi tambah curiga. Jadi, saat si gadis keluar, diputuskan untuk membawanya ke kantor sekuriti.

Di sana, si gadis diintrogasi, "Adek siapa?"
"Saya Mahasiswa ITB pak."
"Tahun berapa?"
"2013"
"Boleh lihat KTMnya (Kartu Tanda Mahasiswa)?"
"Gak Kebawa pak."
"NIMnya (Nomor Induk Mahasiswa)"
"13015878"

Dan ... berkat NIM, terbongkar sudah kebohongan si gadis itu. Kalau diperhatikan, angka tengah NIM yang di sebut si gadis adalah 15. Di ITB, angka tengah NIM menunjukkan tahun masuknya. Si gadis bohong! dia mengarang NIMnya.

Bapak-bapak sekuriti kemudian menggeledah tasnya. Di sana ditemukan lima Handhone dan sebuah laptop.

Setelah diintrogasi sana-sini, si gadis mengaku tak mencuri. Dia mengambil barang-barang yang ditinggal pemiliknya. Dan si gadis sudah menjual beberapa laptop, handphoe, dan barang-barang temuannya di kampus Ganesha.

Sebelumnya pak sekuriti juga menangkap seseorang di kampus (Nay lupa cowok entah cewek) yang di dalam tasnya banyak terdapat dompet yang uangnya sudah terkuras. Juga sudah mengintrogasi seorang anak kecil yang bermain dan mengambil barang jika ada kesempatan.

Dia yang handphonenya hilang bilang, "Salut banget sama pak sekuriti. Keren banget. Jadi lebih menghargai pak sekuriti."

Salah satu teman yang mendengar cerita menambahi, "Denger-denger sekuriti ITB ada intelligennya. Nyamar-nyamar gitu." (Hm ... bisa jadi.)

Dan pertanyaan kami yang mendengar cerita, "Kok si pencurinya dodol sih. Kenapa gak dijual? dua bulan lho itu."

ITB adalah kampus umum. Kampus itu terbuka setiap saat bagi siapa saja. Gerbang ITB juga tak berpintu. Jam berapapun, orang-orang bisa lewat situ. Jika anak luar ITB main ke kampus ITB lalu nyusup ke kelas besar, tak ketahuan.

Di ITB sendiri, setiap harinya banyak barang-barang anak ITB yang hilang, tertinggal, dan di temukan. Hal itu bisa di lihat di OA Line  Lost and Fout ITB. Dompet Nay pernah tertinggal di kelas dan Ketemu berkat pemberitahuan dari sana. Nay juga pernah menemukan Handphone dan berhasil kembali ke pemiliknya berkat OA itu.

OA Line Lost and Found ITB



Hanphone si dia tertinggal di masjid kampus dan ketemu, Nay jadi ingat pernah seseorang  bilang, "Kalau barang ketinggalan di masjid ini insyaallah (kemungkinan besar) ngak hilang kok, neng." Yah. HP Nay pernah hilang di masjid dan ketemu. HP temen Nay yang lain hilang di masjid juga ketemu.

Demikian cerita dari Nay yang di dapat dari temen Nay. Semoga bermanfaat.

_Nahayuka_

Cara Daftar Menjadi Member Adf,ly dan Shorte.st


Pada postingan sebelumnya, Nahayuka sudah membahas Kekurangan Kelebihan Shorte.st dan Adf.ly, dan kali ini Nay akan  membahas cara menjadi member Adf.ly dan Shorte st.

Hal pertama yang harus dimiliki untuk mendadi membernya adalah Email. Sobat harus memiliki email jika ingin daftar Adf.ly dan Shorte.st, lalu tinggal mengunjungi web resmi kedua pemendek URL tersebut. 

Selanjutnya, Baca uraian di bawah ini;

1.. Cara daftar Shorte.st

Pertama, masuk ke website resmi Shorte.st, Klik di sini 

Sobat akan menuju ke website resminya seperti ini;


Untuk mendaftar ke shorte.st, klik Join lalu akan muncul kotak seperti ini;


Penjelasan;
1. Email : Isi dengan email sobat
2. Email Conformation : Masukkan kembali email sobat
3. Password : Masukkan kata kunci yang ingin sobat gunakan

Selanjutnya centang kotak I have read, centang kotak I'am not robot, lalu klik register.

Setelah mengklik Register, Akan muncul tulisan seperti ini;


Isinya adalah pihak shorte.st telah mengirim email komfirmasi ke alamat email yang sobat gunakan untuk mendaftar. Cek spam email sobat jika dalam 1 jam belum nampak email di terima. 

Selanjutnya, Buka email yang di kirim oleh pihak shorte.st. Dalam email tersebut akan terdapat link aktif. Klik link tersebut untuk masuk ke akun sorte.st yang sobat buat.

Email biasanya akan dikirim beberapa detik setelah sobat mengklik Register.

2. Cara Daftar di Adf.ly

Pertama masuk ke web resminya, Klik di sini


 Selanjutnya pilih Join Now. Lalu muncul tabel seperti ini.


Isikan data yang di minta;

1. Your Name : Isi dengan nama asli Sobat
2. Username : Nama ini akan digunakan sebagai nama akun sobat
3. Email : Email sobat
4. Retype email : Masukkan kembali email sobat
5. Password : Masukkan kata sandi yang akan sobat gunakan
6. Retype Password : Masukkan kembali sandi sobat
7. Human Chek :  Untu mengecek jika sobat benar-benar manusia. Masukkan huruf-huruf yang di tampilkan di kotak.

Centang kotak I Agree lalu klik join

Selanjutnya akan tampil kotak seperti ini;


Isinya adalah pihak adf.ly telah mengirim email yang berisi intruksi pengaktivan akun ke email yang sobat gunakan untuk mendaftar. Sobat harus mengaktifkan akun dari email tersebut maksimal dalam tiga hari mendatang.

Selanjutnya, Buka email yang di kirim oleh pihak Adf.ly. Dalam email tersebut akan terdapat link aktif. Klik link tersebut untuk masuk ke akun Adf.ly yang sobat buat.

Email biasanya akan langsung dikirim beberapa detik setelah sobat mengklik Join.

****

Ingat!
Sobat harus masuk ke akun dulu baru memper pendek URL agar URL yang sobat masukkan dapat terhitung oleh Adf.ly maupun Shorte.st. Klik log in untuk masuk ke akun sobat.

Semoga bermanfaat.
_Nahayuka_

Cara Mudah Membuat Link Download Keren di Blog


Sobat-sobat tentunya pernah mendownload file seperti film atau lagu di internet bukan? Nah, pada postingan kali ini, Nay mau membagai runtutan tata cara membuat link download di blog.

Link download digunakan untuk membagiakan sebuah file. File tersebut tersimpan di penyimpanan online. Jadi kalau filenya masih di komputer sobat-sobat, tandanya belum bisa dibagikan. Lantas bagaimana? Simak uraian dari Nahayuka.

Hal pertama yang harus dilakukan untuk membuat link download tentusaja harus punya blog. 
Yang kedua, Punya file yang akan di bagikan dan telah di simpan di tempat penyimpanan online.

Tempat penyimpanan online ada banyak sekali nih sobat. Ada tempat penyimpanan yang akan membayar sobat jika ada orang yang mendownload dari situ, seperti; Ziddu, 4share, usercloud, thusfile, dan lain-lain. Tempat penyimpanan seperti ini tentusaja akan ada iklan dari sananya.

Ada juga tempat online yang tak akan membayar sobat walau yang mendownload file dari sana banyak sekali seperti; Dropbox, Google Drive, Mega, Dan lain-lain. tepat ini tentunya bebas dari iklan.

File yang di simpan di tempat online seperti itu tentu saja memiliki menu "Berbagi". Jika menu tersebut di klik, akan muncul URL File. Orang yang meliki URL File tersebut dapat mendownload filnya. Sebagai contoh, baca Cara membagikan file Dropbox.

Setelah mendapat URL File yang akan di bagikan, sekarang saatnya memasang file tersebut di blog.

Berikut tata cara memasang URL File yang akan di bagikan lewat blog. di sini, Nahayuka menggunakan Blogger. Tata caranya tak jauh beda dengan wordpress dan lain-lainnya.

1. Membuat link download dengan teks.

Dari Laman postingan, ikon Link yang ada di bawah baris judul


Lalu akan muncul kotak seperti ini;



Penjelasan:
1.) Teks yang akan di tampilkan di blog
2.) URL tujuan, isi dengan alaman URL File yang akan di bagikan
3.) Pastikan pilih Web addres
4.) Centang jika ingin pengunjung membuka tab baru saja
5.) Klik Ok jika sudah selesa.

Maka, Hasilnya akan seperti ini;


2. Membuat Link Download Dengan Gambar.

Pertama masuk ke laman postingan
Kedua cari gambar download yang akan digunakan. Sebagai contoh, Nahayuka akan menggunakan gambar seperti ini;

Gambar download seperti di atas banyak tersedia di internet (Tanya paman Google)

Lalu klik gambar dan langsung di lanjutkan dengan mengklik ikon link.


Akan muncul kotak seperti ini;


Penjelasannya sama dengan di atas. Bedanya, Biarkan nomor satu kosong. Lalu klik ok.

Hasilnya sepert ini; (Silahkan coba di klik)


Hal Terakhir yang perlu di lakukan tentu saja memosting tulisan yang telas di buat. Selamat mencoba.

Oh ya, Sobat tentu saja pernah menjumpai blog yang jika pengunjung mengklik link download langsung bisa download filenya tanpa harus mengunjungi situs penyimpanannya terlebih dahulu.

Untuk membuat link download seperti itu, Sobat harus menyimpan filenya di Google Drive. Lalu URL file yang akan di bagikan di Direct dahulu menggnakan Google Drive Direct Link Generator. Selanjutnya sobat akan mendapat URL File Cepat Download. Gunakan cara diatas untuk meletakkan URL ini ke dalam blog. (Klik saja link Google Drive Direct Link Generator di atas. Di sana ada tata cara membagikan file lewat Google Drive)

Saran Penting!
1. Jika sobat menempatkan iklan yang tampilannya hanya tombol download di dalam postingan (Kalau sobat berkunjung ke blog download pasti banyak menemukan iklan macam itu) Lebih baik menggunakan Link Download Teks (Versi 1) Agar pengunjung blog tak kebingungan.

2. Jika sobat menggunakan tempat penyimpanan online seperti Dropbox dan Google Drive yang tidak ada perhitungan (Statistik) jumlah pendownloadnya, Nahayuka sarankan untuk memperpendek URL File yang akan di gunakan terlebih dahulu. 

3. File yang telah di percepat proses downloadnya menggunakan  Google Drive Direct Link Generator juga bisa di perpendek URLnya menggunakan adf.ly dan shorte.st. Berikut contoh file dari  Google Drive Direct Link Generator yang telah di perpendek URLnya: Klik di sini

Beberapa pemendek URL yang Umum adalah Adf.ly dan Shorte.st. Berikut tampilan saat akan mendownloadnya.

Adf.ly


Shorte.st



Ada dua keuntungan jika sobat menggunakan URL pemendek. 
1. Dapat melihat statistik pendownload file
2. Mendapat bayaran tiap ada pengunjung yang mengklik "SKIP AD" (Tau kan kalau tempat penyimpanan dropbox dan google Drive tak memberi bayaran?)

Untuk bisa melihat statistik dan mendapat Dollar, Tentu saja sobat harus punya akun (mendaftar) di sana terlebih dahulu.

Untuk mendaftar mudah, tinggal mengisi biodata saja. Langsung daftar ke website resmi;

Adf.ly : DI SINI

Shorte.st : DI SINI


Jika sobat masih bingung tentang dua pemendek URL di atas, Baca Kelebihan Kekurangan Adf.ly dan Shorte.st.

Sekian dan semoga bermanfaat.

_Nahayuka_

Akhirnya, ITB Bisa Juara!


Pagi ini Nahayuka radak kaget membaca berita di Line. Isinya adalah ....

ITB Juara 5 Pimnas (PKM) 2016


"Kaget karna ITB cuma dapat juara lima?"

Bukan! Kaget karena ITB bisa masuk juara 10 besar Pimnas.

Nay kaget karena ITB sudah tak menempati 10 besar sejak 3 atau 5 tahun lalu Nay lupa. Yang pasti ITB kalah di Negeri sendiri.

Sebagai PTN terbaik di Indonesia, kalau di fikir-fikir, jika lombanya cuma sebatas Pimnas (PKM) lawan mahasiswa indonesia lain, ITB harusnya bisa meraih juara 10 besar.

Kebanyakan anak ITB beralasan, "Karna anak ITB ngejar lomba yang lebih tinggi. Lomba yang lebih bergengsi di Luar negeri."

Yah ... ITB sering menang lomba di luar negeri, tapi kalah lomba bergengsi di negeri sendiri.

_Nahayuka_

Revenuehits, Ada Apa denganmu?

Nay menulis postingan ini karna Nay tengah di buat pusing oleh revenuehits.

"Dibuat pusing bagaimana?"

Jadi, Perhitungan bayaran iklan Revenuehits yang Nay pasang di blog benar-benar radak tidak masuk akal. Untuk lebih jelasnya, simak screenshoot di bawah ini.

Screenshoot laporan Revenuehits Nahayuka perharinya (Masih dikit, jangan diketawain ya ...)

Perhatikan deret yang Nay beri kotak merah!
Jika di perhatikan, jumlah impression dan klik pada bari di dalam kotak (Tanggal 3 dan 4) lebih kecil dari baris lainnya. Namun, yang berhasil mendapatkan dollar justru yang kecil jumlah kliknya. Aneh bukan?

Berikut uraian tabel di atas jika sobat tidak dapat dengan jelas membaca angka-angkanya.

Tanggal 1: klik sebanyak 28, pendapatan 0 Dollar
Tanggal 2: Klik sebanyak 19, pendapatan 0 Dollar
Tanggal 3: Klik sebanyak 15, pendapatan 0,04 Dollar
Tanggal 4: Klik sebanyak 9, pendapatan 0,05 Dollar
Tanggal 5: Klik sebanyak 20, pendapatan 0 Dollar
Tanggal 6: klik sebanyak 12, pendapatan 0 Dollar

Hal seperti ini tak hanya terjadi pada akun revenuehits Nahayuka. Jika sobat juga mengalami hal tersebut, sobat tentunya tak sendirian. Nay sendiripun juga telah beberapa kali mendapati keluhan seperti ini dari sobat-sobat blogger.

Selain hal di atas, ada satu hal lagi yang membuat Nay sangat mengerutkan dahi. Simak screenshoot berikut;

Screenshoot akun revenuehits Nahayuka
Perhatikan!
Impression dari Negara kenya yang totalnya 6 dengan 4 klik mengahasilkan Dollar yang sama dengan Impresion 3,265 dan 182 klik milik Indonesia. Luar biasa bukan?

Hmmm ... Sepertinya Nahayuka perlu buat blog berbahasa Kenya nih ... wkwk.

Nahayuka sendiri penasaran dengan hitungan yang digunakan oleh Revenuehitsnya. Sebenarnya masalah seperti ini dialami oleh semua publiser revenuehits, jadi santai saja ya ....

Dari pada memikirkan masalah ini, mending memikirkan kualitas postingan agar trafik blog jadi top. Dengan begitu, dollar dari revenuehitspun akan ikut top.

Sekian dan terimakasih.

_Nahayuka_
It's Time To Say ... Good Bay!

It's Time To Say ... Good Bay!

Berlalu lalang, berkelap-kelip. Aku masih di Demak ... Kotaku! Di depan, mobil berkeliaran, lampu jalan berpendar ... Langit tak berwarna, hitam!

Aku menunggu Busku. Bus yang akan membawaku pergi jauh dari kota kelahiranku.

Ini bukan pertama kalinya aku di posisi seperti ini. Yah ... Rasanya masih sama ... Ingin tetap tinggal. Setidaknya ... Bolehkah aku tinggal lebih lama?

Ok ... Beberapa menit lagi, bus itu akan berhenti tepat di depanku. Membawaku pergi hingga beres semester tigaku. Lalu ... Jika saat yang di tunggu itu tiba, aku akan kembali ada di sini. Berdiri tersenyum, membawa koper dan sebungkus oleh-oleh, lalu menunggu Bapak atau kakak datang menghampiri dengan sepeda motornya. Saat itulah aku bisa berujar, "Welcome Demak!".

Belum datang ... Busku belum datang! Aku masih menunggu. Rasanya ... Jangan ditanya!

18.30 ... Busku mungkin terjebak macet. Atau ... Bannya kempes di jalan?
Oke ... Positive thinking. Akan lebih baik jika langit sudah cerah ketika sampai di tujuan.

Dan ... Akhirnya aku di dalam busku. Melaju ... Di sini dingin, mengingatkanku akan kota tujuan yang terkenal dingin.

Sama seperti sebelum-sebelumnya ... Wajah bapakku selalu yang terakhir kulihat sebelum bis membawaku pergi.

Kelap-kelip. Aku selalu suka pemandangan ini. Dari dulu ... Sebelum aku berseragam putih abu-abu ... Aku suka pemandangan ini.

Jembatan ... Terlewat! Masjid agung kebanggaan kotaku ... Terlewat!
.... Yah ... Ini lah wakunya. Ketika tuku selamat tinggal kota Demak terlewati ... Itulah saatnya aku bilang ... Good Bay.